My Blog

Bertemu Pada Sebuah Jawaban

Bertemu Pada Sebuah Jawaban

Sebuah cerita dari seorang jomblo pujangga yang bertemu pada sebuah jawaban penuh gembira dibalik keresahan yang tiap hari selalu dipertanyakan, iya setiap hari.


Setiap manusia pasti ingin hidupnya bahagia, sama kayak gue kan, tapi nggak semua dari perjalanan hidup itu bahagia. Namanya bahagia pasti punya pasangan, yaitu sedih atau pedih bukan letih. Sama seperti gue yang membutuhkan pasangan hidup, entah kapan akan datang sebagai hujan yang meneteskan kebahagiaan sedikit demi sedikit. 
Setidaknya dengan nasib gue sebagai jomblo yang nggak terlalu bahagia, ada sedikit usaha gue untuk mencari jawaban yang selama ini Tuhan beri namun tak begitu terlihat jelas di telapak tangan gue. Nggak mungkin dong gue cari jawabannya dengan mengambil koin lalu menggosokkan ke telapak tangan gue sampai ber-asap.

Dengan bantuan Tuhan jodoh gue setidaknya mampu terlihat sedikit jelas sekarang. Nggak sia-sia gue terus ber-ibadah, ber-amal bahkan bantuin pemulung buat jadi pemulung selama ini. Apakah jodoh gue udah dateng? Apakah dia beneran dateng? Apakah dia dateng nggak bareng selingkuhan? Hilang sudah pertanyaan yang selama ini membatu di kepala gue.
Namanya usaha menemukan pasangan tentunya butuh perjuangan yang nggak mudah, kecuali kalo pasangan lo beneran perasaan lo sendiri (itu jomblo bang). Sama kayak gue, usaha gue belom sampai disini dan masih berlanjut, entah sampai kapan terus berlanjut, semoga nggak keburu kadaluarsa.
..
Tuhan telah begitu baik dengan mengakhiri pertanyaan gue selama ini dengan seorang pasangan hidup yang gue pikir itu bener-bener pasangan. Gue masih menunggu kapan waktu yang tepat itu datang, mengharapkan munculnya seorang wanita dengan membawa sejuta harapan penuh tebakan. Dan gue mencoba berhenti untuk menertawakan hati gue sendiri.
Mungkin ini yang dinamakan bukti dari sebuah perjuangan seorang jomblo pujangga yang tak kenal lelah, tak kenal waktu, tak kenal diri sendiri. Menyudahi sebuah pertanyaan usang, meninggalkan perasaan yang membeku, mencairkan pikiran yang membatu. 
Semoga dengan adanya sesosok wanita yang begitu menggembirakan, mampu mengendalikan diri seorang laki-laki yang selama ini diliputi rasa resah dan cemas. Disini aku begitu mengharapkan masa-masa indah kita yang selamanya ingin kutulis sebagai puisi yang tak akan pernah usang, mungkin kau tak akan bosan membacanya. Begitu sederhana dengan beribu banyak makna, di dalamnya.

Semoga waktu masih ingin mendengarkan cerita-cerita bodoh kita.

Previous Post Next Post

You Might Also Like