My Blog

Seorang Aku

Seorang Aku

Sebuah puisi kecil juga yang selalu kutulis
dengan secarik kertas putih tanpa tulisan penuh luka,
dalam gemerlap sang Malam menghiasi kerinduan
dingin pekat yang menyelimuti seluruh ruang.

Hanya berbagi cerita kecil pada setiap sajak
saling memadu menjadi kenangan dan masa lalu,
tak menghadirkan banyak tawa yang selalu memikat
pada sudut ruang sempit dengan siluet cahaya lilin.

Membuatku merasa sedikit kaku dan cemas
tak ada pilihan selain membuatku sedikit nyaman,
setidaknya sepatah lagu cukup mengusir rindu
berkeliaran tanpa satu titik yang tak beranjak.

ujungnya..

Kembali pada sebuah kasur usang
menitipkan beberapa pesan pada sang Kuasa,
memejamkan mata dan berharap semua baik-baik saja
merindukanmu sejenak pada sebuah mimpi.

Previous Post Next Post

You Might Also Like